Wajah-Wajah Penari Betawi Dalam suasana wabah Pandemi Virus Corona covid19

Sarnadi Adam

2020

Sarnadi Adam

Sarnadi Adam lahir di Simprug, Kebayoran Jakarta Selatan, pada 27 Agustus 1956. Masuk Sekolah Seni Rupa Indonesia di Yogyakarta. Meneruskan kuliah di ISI Yogyakarta jurusan seni lukis lulus tahun 1985. Kemudian mengambil program Master Seni Lukis di institut Seni Indonesia, Yogyakarta. Tahun 2012 ia menempuh kuliah Program doktoral di institut yang sama.

Selain aktif melukis, Sarnadi Adam juga bekerja sebagai dosen di jurusan seni rupa Universitas Jakarta sejak tahun 1986. Pada Tahun 1992 sampai dengan tahun 2002 mengadakan pameran di Belanda, Jerman, perancis, Swedia, Belgia, Luxemburg, New York, New jersey dan Boston.


Lukisan Sarnadi Adam banyak dikoleksi berbagai lembaga dan perseorangan seperti Dewan kesenian Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Bentara Budaya Budaya Jakarta, Museum Jakarta, Bank Indonesia, Jakarta. Beberapa wali kota Jakarta, wakil dan Gubernur Jakarta, wakil dan Presiden RI. Penggemar karyanya juga tersebut di Eropa (terutama di Belanda) dan Amerika.

Pada Tahun 2009 diangkat sebagai sekretaris Dewan kesenian Jakarta. Di tengah kesibukannya masih sempat sebagai juri berbagai lomba, sejak tahun 1990 sampai dengan 2015 setiap tahun juri lomba lukis anak, mahasiswa,umum diberbagai kota di Indonesia. Sejak tahun 2000 juri festival delman hias, mobil hias dan pemilihan Abang None Jakarta yang dilaksanakan pada acara HUT kota Jakarta.


Sebagai pelukis profesional, Sarnadi Adam aktif menyelenggarakan dan mengikuti berbagai pameran baik yang bertujuan pengangkatan eksistensi diri, bentuk pertanggungjawaban diri sebagai seniman, maupun pameran yang bersifat seremoni dan sosial. Sehingga pamerannya tercatat dari Ney York sampai di jalan Jaksa Jakarta.